Header Ads

Ukuran Tensi Darah Tinggi

Ukuran Tensi Darah Tinggi - Darah tinggi adalah salah satu penyakit umum yang diderita masyarakat Indonesia. Ini merupakan salah satu penyebab kematian terbesar di dunia dengan penderita yang sangat banyak di setiap negara.

Tekanan darah adalah salah satu tanda vital yang selalu dokter jadikan patokan untuk mengukur dan menilai kesehatan secara umum. Memiliki tekanan darah tinggi, atau yang juga disebut hipertensi, yang merujuk pada tekanan darah tidak di bawah kontrol dapat mengakibatkan masalah jantung, stroke, dan kondisi medis lainnya.

Sekitar satu dari tiga orang dewasa di seluruh dunia memiliki tekanan darah tinggi dan hanya sekitar setengah dari orang-orang ini memiliki tekanan darah yang terkontrol. Tekanan darah tinggi kadang-kadang disebut sebagai "silent killer" karena sering tidak menujukkan gejala sampai penyakit sudah dalam keadaan parah dan penderitanya meninggal. baca juga obat penurun tensi darah di apotik

Berapakah tekanan darah yang normal?

Menurut American Heart Association (AHA), tekanan darah normal adalah tekanan sistolik kurang dari 120 milimeter merkuri (mm Hg) dan tekanan diastolik kurang dari 80 mm Hg, atau 120/80 mm Hg. Ketika seseorang memiliki tekanan darah lebih dari 140/90 mm Hg, ia dianggap menderita tekanan darah tinggi atau hipertensi.

Tingkat tekanan darah antara normal dan hipertensi, disebut prehipertensi, yang berarti lebih tinggi dari normal, tetapi tidak cukup tinggi untuk dikatakan sebagai hipertensi atau tekanan darah tinggi. Sejumlah faktor dapat meningkatkan tekanan darah, termasuk stres, merokok, kafein, alkohol, dan juga obat-obatan tertentu.

Orang-orang yang fit, terutama mereka yang rutin berolahraga dan atlet profesional cenderung memiliki tekanan darah dan detak jantung yang lebih rendah dan normal, seperti pada orang-orang yang tidak merokok dan memiliki berat badan yang sehat. Oleh sebab itu, rutinlah berolahraga dan jauhi rokok agar Anda terhindar dari darah tinggi.

Cara pengobatan darah tinggi

Hal pertama yang harus Anda lakukan jika tekanan darah dalam rentang hipertensi, adalah menurunkan berat badan, berolahraga lebih banyak, dan mengurangi garam dalam makanan yang dikonsumsi, Jika tekanan darah telah mencapai tingkat yang lebih tinggi, maka obat-obatan yang tepat sangat diperlukan. Selain itu, sosialisasi tentang penyakit juga perlu dilakukan pada anak-anak yang masih berusia muda, agar cara mencegah darah tinggi di usia muda bisa dilakukan.

Kami juga lebih menyarankan Anda untuk memilih obat darah tinggi yang berbahan dasar herbal, karena tidak mengandung efek samping ataupun efek ketergantungan dan aman untuk semua orang. Hindari obat kimia, karena itu sangat berbahaya bagi kesehatan apalagi dikonsumsi dalam jangka waktu yang lama.

Posted by : Aku Ingin Sehat

No comments

Powered by Blogger.